Selamat Datang di Angel Paradise, kunjung terus ya...

Jumat, 22 Januari 2010

Bagaimana penamaan Hari?

Empat dari nama hari dalam seminggu yang kita gunakan berasal dari bahasa Skandinavia, sedangkan yang lain berasal dari bintang di langit....


Nama Sunday (minggu) untuk menhormati Sun (matahari); Monday (senin) dari moon (bulan); Tuesday (selasa) dari Tiw, dewa perang Skandinavia; Wednesday (rabu) berasal dari Woden(Odin), pemimpin para dewa Skandinavia; Thursday (kamis) dari Thor, dewa guntur; nama Freya (frigga) dewi persahabatan, diambil namanya untuk Friday (jumat); dan saturday (sabtu) dari Saturnus ...

Nilai Sebuah Waktu

Sekarang kita akan belajar tentang nilai sebuah waktu
 
Untuk memahami nilai satu tahun, 
tanyalah kepada murid yang tidak naik kelas

Untuk memahami nilai satu bulan,
tanyalah kepada ibu yang melahirkan bayi prematur


Untuk memahami nilai satu minggu, 
tanyalah kepada editor sebuah koran mingguan


Untuk memahami nilai satu jam,
tanyalah kepada seseorang yang hendak ditemui orang yang dicintainya


Untuk memahami nilai satu menit, 
tanyalah kepada orang yang ketinggalan kereta api


Untuk memahami nilai satu detik, 
tanyalah pada orang yang lolos dari kecelakaan


Untuk memahami nilai satu milidetik,
tanyalah kepada orang yang memenangkan medali perak dalam olimpiade


Hargailah setiap detik yang kau miliki!
Ingatlah waktu yang tidak menunggu siapa pun.
Kemarin adalah sejarah, esok adalah misteri, hari ini adalah karunia.....

Monumen Benji

Monumen Benji




Angin bertiup agak keras. Musim semi pun sudah mulai menua sehingga bunga-bunga sudah mulai melayu. Waktu sudah menunjukkan pukul delapan lebih sedikit. Seperti hari-hari biasa, Kamis pagi itu, Hidesaburo Ueno, professor di Fakultas Pertanian, Universitas Imperial Tokyo (sekarang Universitas Tokyo) berangkat menuju ke kampus setelah bermain-main sebentar dengan Hachi, anjing ras Akita, Jepang miliknya yang berusia 18 bulan. Dia memang hanya tinggal sendirian ditemani anjing itu di rumahnya di bilangan Shibuya, Tokyo. Oleh sebab itu, tak heran hubungan di antara kedua makhluk Tuhan itu begitu erat.
Hari itu, seperti juga pagi-pagi biasanya, ditemani Hachi, Profesor Ueno berangkat ke Stasiun Shibuya untuk naik kereta menuju kampus. Hachi—yang kemudian lebih dikenal dengan nama Hachiko(ハチ公)—ketika sang profesor pergi ke kampus biasanya akan bermain-main di sekitar stasiun. Kepala Stasiun Shibuya, Yoshikawa-san, sudah hafal betul. Dia sangat mengenal baik Prof. Ueno maupun Hachi. Jadi, biasanya dia sesekali mengawasi Hachi dari balik jendela kantornya.
Biasanya ketika jam menunjukkan pukul tiga kurang lima menit, Hachi sudah akan berdiri tegak menunggu tuannya dengan setia di tempat ketika tadi pagi sebelumnya mereka berpisah. Tepat pukul tiga sore, Prof. Ueno biasanya akan muncul dari balik gerbang stasiun. Namun, sore hari itu, 21 Mei 1925, Prof. Ueno tidak muncul. Satu jam. Dua jam. Tiga jam. Hachi dengan setia menunggu. Hingga kereta terakhir pukul sepuluh malam, Prof. Ueno tak kunjung tiba.
Yoshikawa-san, Kepala Stasiun Shibuya, yang berpikir barangkali Prof. Ueno tidak kembali naik kereta berupaya mengajak Hachi pulang. Namun, anjing itu keukeuh tidak mau pulang. Anjing itu tetap menunggu hingga hari berganti. Ternyata hari itu Prof. Ueno tidak mungkn kembali naik kereta. Dia telah meninggal mendadak di kampusnya akibat serangan stroke pada hari itu. Dan Hachi tidak mengetahuinya. Bagi Hachi, tuannya tetap belum kembali.
Hari berganti hari. Bulan berganti bulan. Bahkan, tahun berganti tahun. Hachi selalu menunggu tuannya di tempat sama pada pukul 14.55. Kembali pulang ketika tuannya tak kunjung muncul, namun tetap kembali di tempat yang sama pada keesokan harinya. Warga shibuya yang hampir tiap hari melihat anjing itu di depan Stasiun Shibuya menjadi jatuh simpati. Untuk menghormatinya, pada tahun 1934, masyarakat Shibuya membangun monumen untuk mengabadikan kesetiaan Hachi yang tak pernah luntur.
Pada hari Jumat, 8 Maret 1935, Hachi tak nampak di depan Stasiun Shibuya. Tentu saja itu mengundang pertanyaan bagi banyak orang. Ke mana perginya anjing setia itu? Ternyata sejak hari itu, Hachi memang tidak pernah datang lagi. Ia telah mati menyusul tuannya, Prof. Hidesaburo Ueno, yang telah 10 tahun meninggalkannya. Jasadnya kemudian dikremasi dan dimakamkan di tempat sama dengan Prof. Ueno di pemakaman elite Aoyama.

Patung Hachiko di depan Stasiun JR ShibuyaKisah kesetiaan Hachi telah menginspirasi banyak orang yang kemudian mengabadikannya dalam bentuk lukisan, puisi, buku, dan film. Film Hachi (2009) yang dibintangi Richard Gere adalah salah satu karya yang mencoba mengangkat kisah anjing ras Akita itu ke dalam layar perak, namun dengan racikan Hollywood tentunya.
Hachiko memang hanya seekor anjing. Namun, kesetiaannya telah melampaui batas-batas dunianya dan menginspirasi ribuan orang yang hampir tiap minggu selalu berlalu lalang di depan patungnya di Shibuya. Monumen Hachiko memang menjadi tempat yang paling sering digunakan untuk janji bertemu di kawasan Stasiun Shibuya. Beberapa muda-mudi Jepang pun sering memadu janji setia di depan patung Hachiko. Seolah-olah Hachiko menjadi simbol bagi janji dan kesetiaan; tentu saja, sebuah kesetiaan yang tak lekang ditelan waktu.

Jumat, 15 Januari 2010

Incredible 9

Hae,,, teman-teman 'met datang lagi di blog kami topik kali ini adalah incredible 9...

tahu nggak kenapa angka 9 itu spesial???

contohnya perkalian 9
1 x 9 = 09
2 x 9 = 18
3 x 9 = 27
4 x 9 = 36
5 x 9 = 45
6 x 9 = 54
7 x 9 = 63
8 x 9 = 72
9 x 9 = 81
10 x 9 = 90

coba diperhatikan jawabannya semua itu diterbalikkan saja kan...


note: untuk belajar matematika tidak boleh dipakai cara ini, itu curang, lebih baik dihafal saja ya...

kunjung lagi blog ini di topik selanjutnya...

Minggu, 27 Desember 2009

FAITH: the 2-foot-only amazing dog




Seekor anjing ini berjalan dengan hanya menggunakan 2 kaki saja, namanya adalah Faith"iman". Faith lahir pada 24 Desember 2002, pada waktu dilahirkan ia memiliki 1 kaki depan & 2 kaki belakang, badannya juga kecil. 1 kakinya diamputasi karena bentuknya kecil dan tidak berkembang. Sejak lahir Faith hanya bisa terbaring dengan lemah di atas lantai. Bahkan induknya sendiri pun ingin membunuhnya karena merasa anaknya itu tidak normal.
Majikannya berpikir kalau Faith tidak akan bertahan hidup, dan berencana untuk membiarkannya mati. Untung ada sebuah keluarga Stringfellow yang menemukan dan rela merawatnya. Mereka yakin bahwa suatu hari nanti Faith dapat berjalan sehingga mereka menamakannya "Faith". Mereka melatih Faith agar dapat berjalan. Dengan latihan yang terus menerus, Faith akhirnya dapat berjalan dengan kedua kakinya selayak seorang manusia. Dan proses latihan ini hanya membutuhkan waktu kurang dari 6 bulan. Faith sudah dikenal oleh orang- orang di berbagai belahan dunia, juga telah terbit sebuah buku berjudul " With a Little Faith" yang menceritakan kisahnya, bahkan sempat direncanakan untuk tampil sebagai bintang tamu di salah satu episode di film Harry Potter.
Sekarang, majikan Faith, tidak perlu lagi melatih Faith lagi karena telah merencanakan untuk membawa Faith pergi ke seluruh dunia, untuk menyabarkan pesan : "Tidak memiliki tubuh yang sempurna, juga dapat memiliki jiwa yang sempurna......"

Minggu, 20 Desember 2009

Dogs In The World

Tahu nggak hewan paling setia pada manusia...?

Jawabannya: a n j i n g

Di bawah ini adalah beberapa gambaran anjing
Bulldog
Dalmatian
Sheepdog
Poodle
Akita

Pada minggu depan akan ada cerita-cerita mengenai anjing-anjing yang setia banget dengan majikannya...
Baca blog kami terus ya...

Bonus Anime Image

Ini image dari profile kita...
Ini image di cover komik Dewi Karin vol 5...
Ini image Dewi Karin...
Kalo yang ini image karakter utamanya...
Karin dalam pose yang kalem...